Indonesia memang dikenal sebagai salah satu negara tangguh dalam olahraga bulutangkis. Banyak sekali prestasi-prestasi yang ditorehkan dari olahraga ini dan sampai saat ini hanya olahraga inilah yang membuat Indonesia meraih medali emas Olimpiade. Tahun ini, Indonesia sudah meraih 9 gelar yang hanya diperoleh di BWF Super Series lho. Kira-kira siapa saja yang berhasil meraih gelar tersebut? Berikut daftarnya.
. Praveen Jordan dan Debby Susanto.
badmintonindonesia.org
Ganda campuran Indonesia ini juga baru meraih 1 gelar BWF Super Series, tepatnya pada ajang Korea Open Super Series. Saat itu, ganda campuran ini berhasil mengalahkan pasangan dari Tiongkok, Wang Yilu & Huang Dongping dengan 2 game langsung, 21-17 dan 21-18. Hasil ini membuat Praveen dan Debby meraih 2 gelar Super Series selama mereka berpasangan.
2. Anthony Sinisuka Ginting.
badmintonindonesia.org
Satu-satunya pebulutangkis tunggal ini berhasil meraih gelar Super Series pertamanya. Ketika itu, Anthony harus berhadapan dengan sesama pemain Indonesia lainnya, Jonathan Christie. Pertandingan yang berakhir dengan rubber game, 21-13, 19-21 dan 22-20. Pertandingan yang mempertemukan sesama pemain Indonesia di sektor tunggal merupakan pertandingan final pertama sesama Indonesia di tunggal setelah sudah sekian lama tidak pernah terjadi lagi.
3. Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Salah satu pasangan ganda putra yang dimiliki Indonesia ini sudah mengkoleksi 4 gelar BWF Super Series pada tahun ini. Gelar-gelar tersebut diantaranya All England, India Super Series, Malaysia Super Series Premier serta Japan Super Series. Total tahun ini sudah 6 kali berhasil mencapai babak final di Super Series dan sisanya gagal meraih juara di Korea Super Series dan Denmark Super Series Premier.
4. Greysia Polii dan Apriani Rahayu.
badmintonindonesia.org
Ganda putri Indonesia ini beberapa hari lalu membuat kejutan dengan menjuarai French Super Series. Meski berstatus non-unggulan, pasangan ganda putri ini mampu mengalahkan calon kuat juara asal Korea Selatan, Lee So-hee & Shin Seung-chan dengan 2 game langsung, 21-17 dan 21-15. Ini merupakan gelar pertama mereka (Greysia Polii dan Apriani Rahayu) pada ajang Super Series ini.
5. Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.
badmintonindonesia.org
Pasangan ganda campuran ini sudah banyak sekali menorehkan prestasi emas selama karir di bulutangkis. Pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir ini sudah berhasil meraih 2 gelar BWF Super Series tahun ini yang diantaranya adalah ajang Indonesia Super Series Premier dan French Super Series.
Bola.com, -Philippe Coutinho menjadi pesepak bola termahal sepanjang sejarah Barcelona ketika dibeli dari Liverpool pada 6 Januari 2018. Dana transfer yang fantastis membuat Coutinho pantas mengisi satu tempat di susunan pemain termahal sepanjang masa.
Barcelona mengeluarkan dana sebesar 142 juta poundsterling (Rp 3,32 triliun) untuk mengamankan jasa Coutinho dari Liverpool. Hal itu membuat pemain asal Brasil tersebut menjadi pemain termahal kedua sepanjang sejarah sepak bola.
Menilik dari posisinya, Coutinho biasa beroperasi di lini tengah. Bisa dibilang, mantan pemain Inter Milan itu merupakan gelandang termahal saat ini.
Nilai tersebut pantas Barcelona keluarkan untuk mengamankan jasa Coutinho. Pemain berusia 25 tahun itu merupakan sumber kreativitas Liverpool berkat sumbangan 12 gol dan sembilan assist-nya sepanjang musim 2017-2018.
Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, juga memang bernafsu mendatangkan Coutinho. Blaugrana telah mengincar sang pemain sejak bursa transfer musim panas 2017.
Lantas, siapa saja pesepak bola termahal di posisinya masing-masing selain Philippe Coutinho? Berikut ini adalah daftarnya seperti dirangkum Bleacher Report:
1 of 5
Kiper
Kiper Manchester City, Ederson Moraes (Foto: ESPN)
Kiper Manchester City, Ederson Moraes, menjadi sosok termahal di bawah mistar gawang. The Citizens membayar 35 juta poundsterling (Rp 638 miliar) kepada Benfica untuk mengamankan jasa Ederson.
Jumlah itu lebih besar dari nilai transfer Gianluigi Buffon sewaktu pindah dari Parma ke Juventus 17 tahun silam. Kesuksesan Ederson membantu Benfica menjuarai Liga Portugal 2016-2017 menjadi alasan Manchester City rela mengeluarkan uang besar.
Nyatanya, pembelian Ederson terbukti tidak sia-sia. Kiper asal Brasil itu hanya kemasukkan 18 gol dari 28 penampilan di berbagai ajang sepanjang musim 2017-2018.
Selain itu, Manchester City juga memuncaki klasemen sementara Premier League dan melaju ke babak 16 besar Liga Champions sebagai juara grup.
2 of 5
Bek
Bek John Stones mencatatkan namanya pada deretan top scorer Manchester City dengan tiga gol untuk semua kompetisi. (AFP/Emmanuel Dunand)
Pertahanan Manchester City merupakan yang terbaik sepanjang Premier League 2017-2018. Namun, tembok di lini belakang The Citizens membutuhkan biaya cukup besar.
Tiga dari empat bek termahal menjadi milik bek Manchester City. Posisi bek kanan dan kiri termahal saat ini dipegang oleh Benjamin Mendy dan Kyle Walker.
Manchester City mengeluarkan dana 52 juta poundsterling (Rp 948 miliar) untuk mengangkut Mendy dari AS Monaco. Sedangkan Walker memiliki banderol sedikit lebih murah, 50 juta poundsterling (Rp 911 miliar) ketika bergabung dari Tottenham Hotspur.
Posisi bek tengah termahal memang menjadi milik Virgil van Dijk, ketika dibeli Liverpool dari Southampton seharga 75 juta poundsterling (Rp 1,36 triliun). Urutan kedua kembali menjadi milik bek Manchester City, kali ini John Stones yang datang dengan harga 47,5 juta poundsterling (Rp 866 miliar) dari Everton.
3 of 5
Gelandang
Legenda Manchester United, Paul Scholes, mengkritik penampilan Paul Pogba yang minim kontribusi musim ini. (AFP/Oli Scarff)
Satu posisi di lini tengah telah menjadi milik Philippe Coutinho. Siapa saja pemain tengah yang menempati posisi di bawah Coutinho?
Tepat di bawah Coutinho, terdapat nama Paul Pogba. Manchester United mendatangkan gelandang asal Prancis itu dari Juventus dengan harga 89 juta poundsterling (Rp 1,62 triliun).
Satu tempat lagi menjadi milik James Rodriguez ketika bergabung dengan Real Madrid. Saat itu, Los Blancos membayar 71 juta poundsterling (Rp 1,29 triliun) kepada AS Monaco.
4 of 5
Penyerang
Striker PSG, Neymar, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Troyes pada laga Ligue 1 Prancis di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (29/11/2017). PSG menang 2-0 atas Troyes. (AFP/Christophe Simon)
Sementara itu, predikat penyerang sekaligus pesepak bola termahal di dunia menjadi milik Neymar. Paris Saint-Germain membayar klausul pelepasan Neymar di Barcelona senilai 200 juta poundsterling (Rp 3,64 miliar).
Guna menutupi kepergian Neymar, Barcelona memutuskan untuk mendatangkan pemain muda Borussia Dortmund, Ousmane Dembele. Blaugrana harus mengeluarkan dana 135,5 juta poundsterling (Rp 2,47 triliun).
Satu posisi di lini depan ditempati Gareth Bale yang direkrut Real Madrid dengan uang 85,3 juta poundsterling (Rp 1,55 triliun). Jumlah itu terbukti tidak sia-sia karena Les Merengues langsung menjuarai Liga Champions.
Sebuah situs bursa pemain sepakbola,Transfermarkt, kembali merilis daftar pesepakbola termahal. Yang membanggakan, pemain Indonesia masuk dalam daftar tersebut. Situs ini turut memuat nama Irfan Bachdim sebagai pemain sepak bola yang dibayar mahal. Tapi, Bachdim ternyata tidak menduduki peringkat pertama sebagai pemain termahal di Indonesia. Harga pasar untuk Bachdim sebesar 125 ribu euro, setara Rp 1,98 miliar. Bachdim menduduki peringkat ke-44 di Indonesia. Harga yang sama juga diberikan untuk Andik Vermansyah. Lalu siapa 5 besar pemain sepakbola Indonesia termahal? Berikut kelimanya seperti dilansir situs Jerman tersebut.
1. Achmad Jufriyanto
Achmad Jufriyanto (Goal)
Di peringkat kelima ada Achmad Jufriyanto, dengan posisi sebagai centre-back. Pemain Persib Bandung yang juga memperkuat Timnas ini dihargai sebesar 175 ribu euro, atau setara dengan Rp 2,77 miliar.
2. Victor Igbonefo
Victor Igbonefo (Tribunnews)
Berikutnya peringkat keempat pemain sepakbola Indonesia termahal adalah Victor Igbonefo. Pemain sepakbola yang kini merumput di Nakhon Ratchasima Mazda FC di Thailand ini memiliki nilai pasar sebesar 200 ribu euro, atau setara Rp 3,17 miliar.
3. Sergio Van Dijk
Sergio Van Dijk (Goal)
Peringkat ketiga adalah pemain berkebangsaan Belanda, Sergio Van Dijk. Pemain tengah Persib Bandung dan berusia 35 tahun ini memiliki harga pasar sebesar 250 ribu euro, atau setara dengan Rp 3,96 miliar.
4. Boaz Solossa
Boaz Solossa (Viva)
Berikutnya ada nama Boaz Solossa. Pemain sayap kanan Persipura ini menduduki peringkat kedua sebagai pemain termahal di Indonesia dengan harga pasarnya mencapai 350 ribu euro, atau setara dengan Rp 5,54 miliar.
5. Stefano Lilipaly
Stefano Lilipaly (The-afc)
Rupanya, peringkat pertama pemain termahal bukan Irfan Bachdim, melainkan Stefano Lilipaly. Pemain dengan posisi sebagai penyerang Bali United FC ini memiliki harga pasar sebesar 400 ribu euro, atau setara dengan Rp 6,34 miliar. (tom)
Inilah daftar nama-nama pemain bola voli terbaik dan terkenal di dunia sepanjang masa beserta profil dan gambarnya yang harus kamu tahu kalau kamu seorang voli mania!
Giberto Amaury de Godoy Filho lebih dikenal dengan nama Giba yang lahir pada tangga 23 Desember 1976. Dia adalah seorang mantan pemain bola voli profesional di Brasil. Ia bermain sebagai spiker luar dan dianggap sebagai salah satu pemain bola voli terbaik di dunia, terutama selama tahun 2000-an.
Giba bermain untuk Brasil selama tahun 1996 – 2012 dan dikenang karena ia telah memberikan kontribusi yang besar untuk memenangkan negaranya dalam permainan bola voli
Apa saja prestasinya?
Giba memenangkan Piala Dunia pada tahun 2003, Liga Dunia delapan kali (2001, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2009 dan 2010). Ia bermain untuk tim junior Brasil dan memenangkan Kejuaraan Amerika Selatan pada tahun 1994 dan menduduki posisi kedua di Kejuaraan Dunia FIVB tahun 1993.
Timnya menjadi Juara Superliga pada tahun 1999-2000 dan 2001-2001, dan Juara Dunia tiga kali, yaitu pada tahun 2002, 2006 dan 2010. Dia terpilih sebagai MVP (Most Valued Player) pada tahun 2006.
Giba membantu memenangkan Pan-American Games dimana ia menjadi kapten dari tim Brasil. Pada tahun yang sama, ia memenangkan medali emas untuk Kejuaraan Amerika Selatan dan yang dinobatkan sebagai pemain terbaik dari seluruh kejuaraan. Brasil memenangkan Piala Dunia 2007 di mana ia dinobatkan sebagai MVP juga.
Dia adalah peraih medali perak pada Olimpiade Beijing 2008, dan terpilih sebagai server dari Liga Dunia. Pada tahun 2009, ia membantu memenangkan Liga Dunia, World Grand Piala Champions dan Kejuaraan Amerika Selatan untuk Brasil.
Mengapa dia pemain terbaik?
Sebenarnya, Giba bukanlah orang yang bertubuh tinggi sebagai seorang pemain bola voli. Tapi, ia bisa menutupi kekurangannya tersebut dengan kecepatan dan keterampilan fisiknya yang mengejutkan. Bahkan, ia mungkin merupakan salah satu spikers sayap (luar hitter) yang terbaik di dunia.
Giba bukan hanya seorang pemain bola voli yang brilian, tapi juga memiliki keinginan yang kuat, daya tarik, dan pengendalian yang membuat dia dicintai oleh semua penggemar voli. Dia selalu memotivasi semua tim Brasil untuk bermain dengan kemampuan yang terbaik. Brasil sampai hampir tak terkalahkan di tahun 2000-an, dan itu semua berkat Giba.
Beberapa fakta lainnya
Ia menikah dengan seorang mantan pemain bola voli internasional Rumania-Brasil, Cristina Pirv sejak tahun 2003, tetapi pada tahun 2012, Cristina mengajukan gugatan cerai.
Giba pensiun pada usia 37 di tahun 2014.
Moto hidupnya adalah “to learn as long as I live”.
Ia sudah pernah bermain untuk 11 tim sejak tahun 1996 sampai 2014, termasuk Minas Belo Horizonte, Bre Banca Lannutti Cuneo, Pinheiros dan Al-Nasr Dubai
Hugo Conte membantu Argentina memenangkan perunggu dalam Olimpiade Seoul tahun 1988 dan Kejuaraan Dunia Argentina tahun 1982. Bersama dengan tim Italia Santal Parma, mereka memenangkan Eropa Liga Champions pada tahun 1984.
Mengapa dia pemain terbaik?
Hugo Conte diakui sebagai salah satu pemain bola voli yang paling cerdas dan terbaik di dunia di tim yang mencerminkan kemampuan briliannya. Bahkan, namanya kemungkinan akan ditempatkan pada daftar nama pemain bola voli Argentina sampai bertahun-tahun yang akan datang.
Beberapa fakta lainnya
Hugo membuat debut Olimpiade-nya di Olimpiade 1984 Los Angeles.
Dia juga bermain satu musim dari voli pantai pada FIVB World Tour dan seri Challenger dan Satelit-nya pada tahun 1987.
Putranya, Facundo, adalah anggota dari Tim Nasional Voli Argentina Pria. Dia memulai debutnya pada usia 21, tahun yang sama dengan Olimpiade pertama ayahnya.
3. Jimmy George
Sumber: kvlna.com
Jimmy George (8 Maret 1955 – 30 November 1987) dianggap salah satu pemain bola voli terbaik sepanjang masa.
Dia adalah anggota dari tim voli nasional pria India dan pemain bola voli India pertama yang menjadi seorang profesional dan bermain voli di klub Italia. Ia lahir dari keluarga Kudakkachira yang terkenal dan belajar bermain olahraga dari ayahnya yang merupakan seorang mantan pemain tingkat universitas.
Apa saja prestasinya?
Jimmy George menerima semua penghargaan besar yang diinginkan oleh setiap atlet India. Pada usia 21, ia dihargai sebagai “Arjuna Award”. Pada tahun 1975, ia diberi G.V. Raja Award dan Manorama Award untuk Sportsman terbaik dari Kerala pada tahun berikutnya.
Dia berkompetisi untuk India dalam Olimpiade Seoul tahun 1986, di mana bangsanya meraih perunggu. Pada tahun 1982 – 1984 dan 1985 – 1987, George aktif bermain dalam klub profesional di Italia, di mana ia dianggap sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia.
Mengapa dia pemain terbaik?
Jimmy George memberikan unsur-unsur baru untuk permainan bola voli di India. Dia adalah pemain yang sangat baik dengan memperhatikan kesempurnaan teknis.
Dia akan selalu dikenang karena ia adalah orang pertama India yang menjadi pemain bola voli profesional. Dia adalah salah satu dari beberapa nama pemain bola voli terbaik sepanjang masa.
Jimmy George, sebagai olahragawan, dipandang sebagai panutan. Dia tinggal sebagai sebuah keajaiban dan ikon di hati penggemar nya.
Beberapa fakta lainnya
Jimmy George Club adalah turnamen junior tahunan yang diadakan di ingatannya. Stadion tertutup di Monti Chiari, Brescia ini dinamai untuk menghormatinya.
Hobi lainnya adalah catur dan renang. Dia juga suka mengumpulkan perangko dan koin, juga.
Jimmy tertarik pada Para-psikologi dan suka membaca buku dan majalah.
Dia meninggal dalam kecelakaan mobil pada 30 November 1987 di Italia di umurnya yang ke-32. Anaknya, yang bernama Joseph George lahir 2 bulan setelah kematiannya.
4. Josef Musil
Sumber: anonym
Josef Musil (lahir 3 Juli 1932) adalah mantan pemain bola voli Ceko. Ia dilahirkan di sebuah desa kecil bernama Kosteni Lhota. Musil berusia 19 tahun ketika ia bergabung dengan Nation Team Cekoslowakia.
Apa saja prestasinya?
Musil membantu memenangkan sebanyak 2 medali Olimpiade pada tahun 1964 dan 1968 untuk Ceko, 5 medali Kejuaraan Dunia, dan 3 medali Kejuaraan Eropa pada tahun 1952 dan 1967. Ia juga memenangkan 7 kejuaraan Ceko dan 1 gelar Italia.
Dia dijuluki “Merited Master of Sport”, yang merupakan kehormatan tertinggi yang diberikan kepada atlet selama periode itu oleh mantan penguasa Ceko. FIVB juga menobatkannya sebagai salah satu dari pemain bola voli terbaik di abad ini.
Mengapa dia pemain terbaik?
Josef Musil diakui sebagai setter lembut di dalam dan luar lapangan. Karakter pemalunya tidak mengurangi kehebatan timnya. Mereka tahu bahwa ia akan membawa mereka kepada kemenangan. Kesopanan dan seluruh kebaikannya membawanya menjadi apapun yang ia inginkan.
Beberapa fakta lainnya
Dia dan keluarganya pindah ke Praha pada tahun 1946 dan saat itulah bakatnya pada olahraga pertama kali terlihat.
Josef Musil dilantik sebagai Volleyball Hall of Fame pada tahun 2004.